Tampilkan postingan dengan label olah raga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olah raga. Tampilkan semua postingan

Andik Dkk Waspadai Serangan Balik Brunei Darussalam

Andik Dkk Waspadai Serangan Balik Brunei Darussalam

Lolos ke babak final turnamen Hassanal Bolkiah Trophy, Andik Vermansyah dkk diminta untuk mewaspadai serangan balik yang menjadi kunci dan ciri khas dari permainan tuan rumah Brunei Darussalam, calon lawannya pada laga besok Jumat (09/3).
Andik mengakui bahwa permainan Brunei Darussalam yang mengandalkan serangan balik memang sangat berbahaya. Salah satu buktinya adalah saat Azwan Ali Rahman dkk mengalahkan Myanmar di semifinal kemarin (07/3). Dalam pertandingan tersebut, Brunei sukses menjungkalkan Myanmar yang sebelumnya mengalahkan Indonesia pada babak penyisihan grup A.
Oleh karena itu, Andik berharap seluruh pemain dapat bermain seperti saat mengalahkan Vietnam kemarin. Menurutnya pada pertandingan kemarin Timnas Indonesia U-21 bermain sangat solid sebagai sebuah tim. “Saya berharap semua pemain bisa bermain seperti saat melawan Vietnam. Semua lini solid,” kata pemain Persebaya Surabaya itu.
Pelatih Widodo c. Putro sendiri mengingatkan agar pemainnya tidak terlampau over confidence pada laga besok. “Saya ingatkan anak-anak untuk tidak ‘over confidence’. Harus tetap fokus dan jalankan instruksi pelatih,” ujar Widodo C. Putro melalui pesan singkat.
Dalam pertandingan besok, Timnas U-21 akan kembali mengandalkan Andik Vermansyah untuk menjebol gawang lawan. Saat ini Andik berada diposisi dua daftar pencetak gol terbanyak Hassanal Bolkiah Trophy dengan lima gol dibawah pemain Vietnam, Kyaw Zayar yang mengoleksi enam gol selama turnamen. (JC)

Sumber : Bolapedia.com

Timnas U-21 Incar Podium Juara HBT

Timnas U-21 Incar Podium Juara HBT

Tim nasional (timnas) Indonesia U-21 tengah mengincar podium juara Hassanal Bolkiah Trophy (HBT) 2012. Anak asuh pelatih Widodo Cahyono Putro tersebut tengah berada di atas optimisme tinggi usai menggilas Vietnam 3-0 di babak semifinal.
Bertemu tim tuan rumah, Brunei Darussalam di partai puncak, Andik Vermansyah Cs termotivasi untuk bisa menyuguhkan gelar juara. Apalagi, Indonesia sendiri memang menjadi salah satu tim yang difavoritkan menjadi kampium di turnamen kali ini.
Menatap laga final yang akan digelar Jumat 9 Maret 2012 besok, Widodo mengaku optimis bisa meraih gelar juara. Indonesia ingin kembali mengulang kesuksesan tahun 2002, dimana timnas kala itu sukses menjuarai gelaran HBT untuk pertama kalinya.
Dari tiga kali perhelatan HBT, Indonesia tercatat menjadi negara pertama yang meraih gelar juara. Namun, Indonesia masih tertinggal dari Thailand soal koleksi gelar. Tim Negeri Gajah Putih itu sudah mengoleksi dua gelar juara, tahun 2005, dan 2007.
Tahun ini Thailand memilih mundur dari HBT tanpa alasan yang jelas. Akibatnya, posisi Thailand yang berada di Grup A digantikan Brunei Darussalam yang sebelumnya berada di Grup B.
Pada gelaran turnamen tahun ini, langkah skuad Garuda Muda menatap final memang tidak mulus. Sebagai tim yang belum lama terbentuk, Indonesia sempat tampil meyakinkan di laga pembuka dengan mengalahkan Laos 2-0.
Namun setelah laga tersebut, timnas hanya mampu bermain imbang dengan Sinapura 1-1. Andik Cs bahkan sempat terancam gagal lolos babak penyisihan grup usai dipaksa menyerah 0-3 dari Myanmar.
Beruntung Andik Cs kembali menemukan kepercayaan diri mereka. Timnas sukses lolos penyisihan grup setelah mencukur Filipina 3-0, dan memastikan langkah ke final setelah melumat Vietnam 2-0 di babak semifinal.
“Kami siap tampil lawan Brunei. Saya optimis bisa juara. Karena itu kami butuh doa dan dukungan seluruh rakyat indonesia,” ujar Widodo di Brunei, Kamis 8 Maret 2012.
Menghadapi Brunei yang di luar dugaan tampil brilian, Widodo tak mau anak asuhnya terlalu percaya diri. Apalagi sebagai tim tuan rumah yang lolos ke final untuk pertama kalinya, pasukan Feisal Eusoff tentu akan bermain ngotot untuk bisa menaklukan Garuda.
“Saya ingatkan anak-anak untuk tidak over confindence. Harus tetap fokus dan jalankan instruksi pelatih. Jangan gampang terpancing. Karena ini akan merusak permainan,” ujar Widodo.(JC)

Sumber: Bolapedia.com

Jadwal Piala Eropa 2012

Piala Eropa atau Piala EURO tahun 2012 tak lama lagi akan datang. Pada pertandingan pertama Laga antara tuan rumah Polandia melawan juara Euro 2004, Yunani akan menjadi pembuka Piala Euro 2012.  Laga Grup A ini akan berlangsung pada 8 Juni 2012 di National Stadium, Warsaw. kemudian Pertandingan akan dilanjutkan dengan Rusia melawan Republik Ceko di Municipal Stadium, Wroclaw.
Duel sengit di Grup B yang merupakan grup neraka akan dimulai dengan pertandingan Belanda vs Denmark dan Jerman vs Portugal pada 9 Juni 2012.
Juara bertahan Spanyol akan langsung meladeni tantangan berat Italia di Grup C pada 10 Juni 2012 di PGE Arena, Gdansk. Partai final ajang 4 tahunan ini akan berlangsung di Olympic Stadium, Kiev pada 1 Juli 2012.

Berikut Grup pada Piala Eropa / Piala EURO 2012 :

Grup A

Team Pld W D L Pts
Polandia




Yunani




Russia




Rep Ceko





Grup B
Team Pld W D L Pts
Belanda




Denmark




Jerman




Portugal





Grup C
Team Pld W D L Pts
Spanyol




Italia




Rep Irlandia




Kroasia

Grup D
Team Pld W D L Pts
Ukraina




Swedia




Prancis




Inggris



Berikut Jadwal lengkap Piala Eropa 2012:

Grup A: Polandia, Yunani, Rusia, Ceko
8 Juni: Polandia - Yunani, Rusia - Ceko
12 Juni: Yunani - Ceko, Polandia - Rusia
16 Juni: Ceko - Polandia, Yunani - Rusia

Grup B: Belanda, Denmark, Jerman, Portugal
9 Juni, Belanda - Denmark, Jerman - Portugal
13 Juni, Denmark - Portugal, Belanda - Jerman
17 Juni, Denmark - Jerman, Portugal - Belanda

Grup C: Spanyol, Italia, Republik Irlandia, Kroasia
10 Juni: Spanyol - Italia, Irlandia - Kroasia
14 Juni: Italia - Kroasia, Spanyol - Irlandia
18 Juni: Kroasia - Spanyol, Italia - Irlandia

Grup D: Ukraina, Swedia, Prancis, Inggris
11 Juni: Prancis - Inggris, Ukraina - Swedia
15 Juni: Swedia - Inggris, Ukraina - Prancis
19 Juni: Inggris - Ukraina, Swedia - Prancis

Perempat Final:
23 Juni: 1A - 2B
24 Juni: 1B - 2A
25 Juni: 1C - 2D
26 Juni: 1D - 2C

Semi Final
29 Juni Pemenang 1A/2B - Pemenang 1C/2D
30 Juni Pemenang 1B/2A - Pemenang 1D/2C

Final:
03 Juli Pemenang 1A/2B - 1C/2D Vs 1B/2A - 1D/2C

Keterangan:
-Untuk pertandingan pertama fase Grup per harinya akan dilangsungkan pada pukul 23:00 WIB, sedangkan partai kedua dilangsungkan dini hari pukul 01:45 WIB.
-Untuk pertandingan perempat final hingga final dilangsungkan pukul 01:45 WIB

Profil Andik Vermansyah

Siapa yang tidak mengenal sosok Andik Vermansyah. Pemain kelahiran Sidoarjo , Jawa Timur yang terkenal dengan kota udang itu. penampilannya yang impresif bersama Persebaya Surabaya di ISL musim lalu dan manjadi punggawa Persebaya 1927 yang musim ini berlaga di LPI membuat pealtih timnas PSSI U - 21 terkesan atas penampilannya.

Pemain yang terkadang dijuluki Lionel Messinya Persebaya tersebut memang menjadi tulang punggung Persebaya 1927 dalam melakoni laganya di Liga Primer Indonesia musim ini. Meskipun postur tubuhnya dapat di bilang mungil tapi dia mampu menyuguhkan permainan terbaiknya dengan kelincahan dan kecepatan yang dia miliki.


Berikut kami mempunyai profil singkat tentang Andik Vermansyah
Nama : Andik Vermansyah
Lahir : Sidoarjo, 23 November 1991
Umur : 18
Posisi : AMF SS CMF
Postur: 162
Club : Persebaya 1927
Nomer : 3 (Timnas)
Tim Favorit : Persebaya & Juventus

Tim Nasional Indonesia Kalah 10 - 0 atas Bahrain

Tim nasional Indonesia menerima malu di laga terakhir babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia, Rabu (29/2/2012). Pasukan Aji Santoso dicukur 10 gol tanpa balas oleh Bahrain.

Sial bagi Bahrain, kemenangan besar ini tak serta merta meloloskan mereka ke babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia. Pasalnya, di pertandingan lain, Qatar berhasil menahan imbang 2-2 Iran. Dengan hasil ini, Qatar finis di posisi ke-2 dengan nilai 10, sementara Bahrain berada di bawahnya dengan poin 9. Sementara itu, Indonesia tak mengoleksi satu poin pun.

Indonesia sudah mendapatkan petaka saat pertandingan memasuki menit ke-3. Kiper Indonesia, Samsidar, harus keluar lapangan karena mendapat kartu merah akibat melanggar Ismael Abdul Latif. Tak hanya kartu merah, pelanggaran ini juga membuahkan hadiah penalti untuk Bahrain yang bisa diselesaikan dengan baik oleh Ismael sendiri.

Bermain dengan sepuluh pemain, Indonesia tak berdaya menghadapi Bahrain yang memang ngotot untuk menang dengan banyak gol. Pada 10 menit setelah gol pertama, Bahrain kembali mencetak gol setelah Abdullah Omar menundukkan kiper pengganti, Andi Muhamad Guntur, lewat bola muntah.

Bahrain kembali mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-23 setelah Diego Michiels melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Beruntung bagi Indonesia, Andi kali ini mampu mengantisipasi eksekusi dari Ismael.

Pada menit ke-34, wasit lagi-lagi menghadiahkan penalti untuk tuan rumah. Kali ini akibat pelanggaran yang dilakukan oleh Abdulrahman. Mahmood Abdulrahman yang jadi eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

Dua menit sebelum babak pertama usai, Bahrain kembali merobek gawang Indonesia lewat aksi Mahmood.

Pada babak kedua, Bahrain makin menggila. Dalam waktu 12 menit, tim asuhan Peter Taylor tersebut mencetak empat gol. Diawali gol Mohammed Al Taleb pada menit ke-60, Bahrain unggul 8-0 berkat aksi Sayed Ibrahim (63), Mohammed Taleb (67) dan Abdullatif (72).

Sial bagi Aji, akibat terlalu keras dalam memprotes wasit, pelatih timnas Indonesia tersebut terpaksa diusir keluar lapangan. Aji yang merasa tak bersalah sempat enggan keluar dan tetap berada di bangku cadangan Indonesia. Namun, setelah mendapat teguran dari pengawas pertandingan, Aji akhirnya mau meninggalkan lapangan.

Tak puas dengan 8-0, Bahrain kembali mencetak dua gol sebelum laga usai. Sayed Ibrahim mencetak gol kedua dan ketiganya pada menit ke-83 dan ke-90.

Susunan pemain:
Bahrain
: 1-Sayed Mohamed, 2-Waleed Mohamed, 3-Abdula Abdulrahman, 4-Sayed Dhiya, 5-Saleh Abdulhameed, 7-Abdulwahab Ali, 10-Mohamed Ali, 11-Ismael Abdul Latif, 13-Mahmood Abdulrahman (Fahad Al Hardan 90), 14-Salman Isa, 15-Abdullah Omar.

Indonesia: 1-Samsidar, 6-Rendi Saputra, 8-M. Taufiq, 10-Irfan Bachdim, 11-Aditya Dewa (Ricky Ohorella 61), 13-Gunawan Dwi Cahyo (Benny Wahyudi 66), 14-Hengki Ardiles, 15-Diego Michiels, 17-Ferdinand Alfred Sinaga, 19-Slamet Nur Cahyo (12-Andi Muhamad Guntur 4), 22-Abdulrahman.

Sumber : Kompas bola